Skip to main content

Macam-Macam Adaptasi

Adaptasi yaitu kemampuan atau kecenderungan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan gres untuk sanggup tetap hidup dengan baik.  yang senantiasa berubah-ubah. Perubahan ini bisa berlangsung cepat ataupun lambat, alasannya yaitu lingkungan berubah maka supaya makhluk hidup sanggup bertahan hidup, ia harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya .(Prawirohartono, 2005 : 79)

Macam-macam Adaptasi
Ada banyak bentuk adaptif badan makhluk hidup supaya sanggup bertahan hidup, bentuk adaptif ini sanggup berupa struktur tubuh, warna tubuh, fungsi alat badan dan lain-lain, yang semuanya bertujuan untuk membantu bertahan hidup. Walaupun ada banyak cara makhluk hidup untuk menyesuaikan diri tetapi secara garis besar adaptasi dibedakan menjadi 3 yaitu: pembiasaan morfologi, pembiasaan fisiologi dan pembiasaan tingkah laku.

1. Adaptasi Morfologi
Adaptasi morfologi yaitu penyesuaian diri bentuk badan atau alatalat badan sehingga sesuai dengan lingkungannya. Adaptasi morfologi ini gampang kita amati pada binatang ataupun pada tumbuhan.
Macam-macam pembiasaan morfologi pada tumbuhan:

  1. Adaptasi tumbuhan yang hidup di tempat kering (xerofit)
  2. Adaptasi tumbuhan yang hidup di tempat berair (higrofit)
  3. Adaptasi tumbuhan yang hidup di air (hidrofit)


Macam-macam pembiasaan morfologi pada hewan:

  1. Adaptasi morfologi pada bentuk paruh dan kaki pada burung
  2. Adaptasi morfologi pada verbal serangga


2. Adaptasi Fisiologi
Adaptasi Fisiologi yaitu cara penyesuaian diri fungsi alat-alat badan atau kerja alat-alat badan terhadap lingkungannya.Adaptasi ini tidak gampang diamati menyerupai pada pembiasaan morfologi, alasannya yaitu menyangkut fungsi alatalat badan dan proses kimia yang terjadi di dalam tubuh.

Adaptasi Fisiologi pada Manusia

  • Jumlah sel darah merah orang yang tinggal di pegunungan lebih banyak jikalau dibandingkan dengan orang yang tinggal di pantai/dataran rendah. 
  • Ukuran jantung para atlet rata-rata lebih besar dari pada ukuran jantung orang kebanyakan.
  • Pada ketika udara dingin, orang cenderung lebih banyak mengeluarkan urine (air seni).


Adaptasi Fisiologi pada Hewan
Berdasarkan jenis makanannya, hewan sanggup dibedakan menjadi karnivor (pemakan daging). herbivor memakan tumbuhan), serta omnivor (pemakan daging dan turnbuhan). Penyesuaian hewan-hewan tersebut terhadap jenis makanannya. antara lain terdapat pada ukuran (panjang) usus dan enzim pencernaan yang berbeda. Untuk mencerna tumbuhan yang umumnya memiliki sel-sel berdinding sel keras, rata-rata usus herbivor lebih panjang daripada usus karnivor

Adaptasi Fisiologi pada Tumbuhan

  • Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh serangga memiliki bunga yang berbau khas.
  • Tumbuhan tertentu menghasilkan zat khusus yang sanggup menghambat pertumbuhan tumbuhan lain atau melindungi diri terhadap herbivor. Misalnya. semak azalea di  Jepang menghasilkan materi kimia beracun sehingga rusa tidak memakan daunnya. 


3. Adaptasi Tingkah Laku
Adaptasi Tingkah Laku yaitu cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku.

Adaptasi Tingkah Laku pada Hewan

  • Bunglon melaksanakan mimikri, yaitu mengubah-ubah warna kulitnya sesuai dengan warna   lingkungan/tempat     hinggapnya. Dengan mengubah warna kulitnya sesuai dengan lingkungannya, bunglon terlindung dari  pemangsanya sekaligus tersamar dari binatang yang akan    dimangsanya. Dengan demikian, bunglon sanggup terhindar dari ancaman dan sekaligus lebih gampang menangkap mangsanya.
  • Cumi-cumi  mengeluarkan tinta/cairan hitam ketika ada ancaman yang mengancamnya. 
  • Secara berkala, paus muncul di permukaan air untuk menghirup udara dan menyemprotkan air. Paus melaksanakan tindakan demikian alasannya yaitu alat pernapasannyaberupa paru-paru tidak sanggup memanfaatkan oksigen yang terlarut di dalam air.
  • Dalam keadaan bahaya, cecak melaksanakan autotomi, yaitu tetapkan ekornya. Ekor cecak yang terputus tetap sanggup bergerak sehingga perhatian pemangsanya beralih pada ekor tersebut dan cecak sanggup menyelamatkan diri.


Adaptasi Tingkah Laku pada Tumbuhan

  • Pada ketika lingkungan dalam keadaan kering, tumbuhan yang termasuk suku jahe-jahean akan mematikan sebagian tubuhnya yang tumbuh di permukaan tanah. 
  • Pada ekspresi dominan kemarau. tumbuhan tropofit, contohnya pohon jati dan randu, menggugurkan daunnya.



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar