Makalah Ethic Cyber
ETHIC CYBER
A. PENGERTIAN ETHIC CYBER
1. Etik (ethic)
kumpulan azas atau nilai yang yang berkenaan dengan akhlak; nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Ø Etika: ilmu perihal apa yang baik dan apa yang jelek dan perihal hak dan kewajiban (akhlak).
Ø Etiket: tata cara (adat, sopan santun, dsb.) dalam masyarakat beradab untuk memelihara korelasi baik antara sesama manusianya. [sumber KUBI]
Ø Etiquette = ticket. Jika Anda mengetahui etiket pada suatu kelompok, Anda mempunyai “tiket” untuk menjadi anggota kelompok tersebut.
2. Cyberspace: (Gibson, W)
The notional environment within which electronic communication occurs, especially when represented as the inside of a computer system; space perceived as such by an observer but generated by acomputer system and having no real existence; the space of virtual reality (oxford english dictionary, 2000) Lingkungan nosional di mana komunikasi elektronik terjadi, terutama ketika direpresentasikan sebagai bagian dalam suatu sistem komputer, ruang dianggap seperti itu oleh pengamat tetapi dihasilkan oleh sistem computer dan tidak memiliki eksistensi nyata, ruang virtual reality (oxford inggris kamus, 2000)
Ø Ruang/Media sebagai ajang interaksi *masyarakat* yang tercipta alasannya adanya Internet.
Ø Etika Cyber: sistem nilai (tata cara, sopan santun, dsb.) yang berlaku dalam masyarakat pengguna Internet.
B. MACAM-MACAM ETIKA CYBER
1. Menurut Profesor Robert Salomon
Etika sanggup dikelompokan menjadi dua definisi :
a) Etika merupakan karakter individu, dalam hal ini termasuk bahwa orang yang beretika ialah orang yang baik. Pengertian ini disebut pemahaman insan sebagai individu yang beretika.
b) Etika merupakan aturan sosial. Etika merupakan aturan yang mengatur, mengendalikan serta membatasi sikap manusia.
2. Etika, Moral dan Norma Kehidupan
Lawrence Konhberg mencatat 6 orientasi tahap perkembangan moral yang dekat hubungannya dengan etika :
a) Orientasi pada hukuman, ganjaran, kekuatan fisik dan material
b) Orientasi hedonitas korelasi antar insan
c) Orientasi konformitas
d) Orientasi pada otoritas
e) Orientasi kontrak sosial
f) Orientasi moralitas prinsip bunyi hati individual, komprehensif dan universal
3. Pelanggaran Etika & Kaitannya Dengan Hukum
Beberapa faktor yang kuat tindakan-tindakan tidak etis dalam sebuah perusahaan antara lain:
a) Kebutuhan individu
b) Tidak ada fatwa
c) Perilaku dan kebiasaan individu
d) Lingkungan tiak etis
e) Perilaku atasan
4. Berbagai Macam Etika Yang Berkembang di Masyarakat
a) Etika deskriptif
Etika yang berbicara mengenai suatu fakta yaitu perihal nilai dan pola sikap insan terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya dalam kehidupan masyarakat
b) Etika Normatif
Etika yang memperlihatkan evaluasi serta himbauan kepada insan perihal bagaimana harus bertindak sesuai norma yang berlaku. Mengenai norma norma yang menuntun tingkah laris insan dalam kehidupan sehari hari
C. PERKEMBANGAN INTERNET
Alasan mengapa periode ini memperlihatkan dampak yang cukup signifikan bagi aneka macam aspek kehidupan.
Ø Informasi pada internet sanggup diakses 24 jam dalam sehari
Ø Biayamurah dan materi gratis
Ø Kemudahan saluran informasi dan melaksanakan transaksi
Ø Kemudahan membangun korelasi dengan pelanggan
Ø Materi sanggup di up-date dengan mudah
Ø Pengguna internet telah merambah ke segala penjuru
D. KARAKTERISTIK DUNIA MAYA
Internet identik dengan cyberspace atau duniamaya. Dysson (1994) cyberscape merupakan suatu ekosistem bioelektronik di semua kawasan yang mempunyai telepon, kabel coaxial, fiber optic atau elektomagnetik waves. Hal ini berarti bahwa tidak ada yang tahu niscaya seberapa luas internet secara fisik.
Karakteristik dunia maya ( Dysson : 1994 ) sebagai berikut :
Ø Beroperasi secara virtual / maya
Ø Dunia cyber selalu berubah dengan cepat
Ø Duniamaya tidak mengenal batas-batas territorial
Ø Orang-orang yang hidup dalam duniamaya tersebut dapatmelaksanakan kegiatan tanpa harus memperlihatkan identitasnya
Ø Informasi di dalamnya bersifat public
E. PENTINGNYA ETIKA DI DUNIA MAYA
Hadirnya internet dalam kehidupan insan telah membentuk komunitas masyarakat tersendiri. Surat menyurat yang dulu dilakukan secara tradisional (merpati pos atau kantor pos) kini sanggup dilakukan hanya dengan duduk dan mengetik surat tersebut di depan computer.
Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam duniamaya ialah sebagai berikut:
Ø Bahwa pengguna internet berasal dari aneka macam negara yang mungkin mempunyai budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
Ø Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas orisinil dalam berinteraksi.
Ø Berbagai macam akomodasi yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis ibarat contohnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melaksanakan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
Ø Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap dikala dan memungkinkan masuknya “penghuni” gres diduniamaya tersebut.
F. ETIKA BERINTERNET (NETTIQUETTE)
Netiket atau Nettiquette, adalah etika dalam berkomunikasi memakai internet.
Ø Netiket pada one to one communications
Ø Yang dimaksud dengan one to one communicationsadalah kondisi dimana komunikasi terjadi antarindividu “face to face” dalam sebuah dialog.
Ø Netiket pada one to many communications
Ø Konsep komunikasi one to meny communications adalah bahwa satu orang sanggup berkomunikasi kepada beberapa orang sekaligus. Hal itu ibarat yang terjadi pada mailing list dan net news.
Ø Information services
Ø Pada perkembangan internet, diberikan akomodasi dan aneka macam layanan gres yang disebut layanan informasi (information service). Berbagai jenis layanan ini antara lain ibarat Gropher, Wais, Word Wide Web (WWW), Multi-User Dimensions (MUDs), Multi-User Dimensions which are object Oriented (MOOs) Aplikasi etis komunikasi virtual banyak memakai beberapa fatwa etika dalam penggunannya, namaun etika yang paling terkenal dipakai ialah etika keluaran Florida
University Amerika (FAU) dan seorang netters Verginia Shea. Pada versi FAU beberpa etika yang dikemukakan ialah sebagai berikut :
- Internet tidak dipakai sebagai sarana kejahatan bagi orang lain, artinya pemanfaatan internet semestinya tidak untuk merugikan orang lain baik secara materiil maupun moril.
- Internet tidak dipakai sebagai sarana mengganggu kinerja orang lain yang bekerja memakai komputer. Contoh riil ialah penyebaran virus melalui internet
- Internet tidak dipakai sebagai sarana menyerobot atau mencuri file orang lain
- Internet tidak dipakai untuk mencuri, teladan pengacakan kartu kredit dan pembobolan kartu kredit.
- Internet tidak dipakai sebagai sarana kesaksian palsu
- Internet tidak dipakai untuk mengcopy software tannpa adanya pembayaran
- Internet tidak dipakai sebagai sarana mengambil sumber – sumber penting tanpa adanya ijin atau mengikuti aturan yang berlaku.
- Internet tidak dipakai untuk mengakui hak intelektual orang lain
- Bertanggung jawab terhadap isis pesan yang disampaikan
Menggunakan internet untuk keperluan berarti serta saling menghormati antar pengguna internet (www.fau.edu/netiquette). 10 etika ini disebut sebagai “the ten commandements for computer ethics” atau sepuluh perintah etika memakai komputer. Versi lain yang juga menjadi acuan etika komunikasi virtual ialah netiket yang disampaikan oleh Virgina Shea. Isi etika tersebut terdiri dari 10 fatwa pula yaitu :
- Lawan bicara dalam internet ialah manusia, sehingga penempatan diri secara tenggang rasa perlu dilakukan dalam komunikasi virtual.
- Gunakan standard sikap yang sama dalam kehidupan dan komunikasi alam faktual
- Mampu menempatakan diri dalam dunia maya dengan cara mengenali dahulu anggota komunitas yang online pada jalur tersebut
- Menghormati secara sesama user juga penggunaan bandwith yang tersedia
- Berkepribadian yang lezat dan serasi dalam penyusunan kata pesan yang dipampangkan biar lebih memudahkan dalam pemaknaan pesan
- Membagi semua pengalaman yang ada
- Mengatasi emosi yang terjadi dalam komunikasi virtua
- Menghormati hak privacy orang lain
- Penonjolan karakter ialah sesuatu yang tidak etis dalam proses komunikasi
- Memberi maaf pada kesalahan yang dilakukan oleh orang lain.
Pentingnya Etika Dalam memakai Internet ialah sebagai berikut:
- Bahwa pengguna internet berasal dari aneka macam negara yang mungkin mempunyai budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
- Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas orisinil dalam berinteraksi.
- Berbagai macam akomodasi yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis ibarat contohnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melaksanakan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
- Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap dikala dan memungkinkan masuknya penghuni gres didunia maya tersebut.
Jadi etika dalam memakai Internet sangat penting sekali bagi semua pengguna internet, etika yang dimaksudkan disini ialah dalam forum-forum yang bersifat umum dimana banyak orang/pihak tidak dikenal yang terlibat. Jika hanya berinteraski dengan sahabat sendiri yang sudah akrab, mungkin ini tidak jadi duduk kasus mengingat si temanpun niscaya sudah hafal karakter masing-masing, tetapi tentu saja tetap harus ada batas-batas yang dihentikan dilampaui. dibawah ini ialah etika-etika dalam memakai internet yaitu sebagai berikut:
a. Jangan menyindir, menghina, melecehkan, atau menyerang pribadi seseorang/pihak lain.
b. Jangan sombong, angkuh, sok tahu, sok hebat, merasa paling benar, egois, berkata kasar, kotor, dan hal-hal jelek lainnya yang tidak sanggup diterima orang.
c. Menulis sesuai dengan aturan penulisan baku. Artinya jangan menulis dengan abjad kapital semua (karena akan dianggap sebagai ekspresi marah), atau penuh dengan singkatan-singkatan tidak biasa dimana orang lain mungkin tidak mengerti maksudnya (bisa menyebabkan salah pengertian).
d. Jangan mengekspose hal-hal yang bersifat pribadi, keluarga, dan sejenisnya yang sanggup membuka peluang orang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal itu.
e. Perlakukan pesan pribadi yang diterima dengan jawaban yang bersifat pribadi juga, jangan ekspose di forum.
f. Jangan turut membuatkan suatu berita/informasi yang sekiranya tidak logis dan belum niscaya kebenarannya, alasannya sanggup jadi berita/informasi itu ialah info bohong (hoax). Selain akan mempermalukan diri sendiri orang lainpun sanggup tertipu dengan berita/info itu bila ternyata hanya sebuah hoax.
g. Andai mau memberikan saran/kritik, lakukan dengan personal message, jangan lakukan di depan lembaga alasannya hal tersebut sanggup menciptakan tersinggung atau rendah diri orang yang dikritik.
h. Selalu memperhatikan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Artinya jangan terlibat dalam kegiatan pencurian/penyebaran data dan informasi yang mempunyai hak cipta.
i. Jika mengutip suatu tulisan, gambar, atau apapun yang bisa/diijinkan untuk dipublikasikan ulang, selalu tuliskan sumber aslinya.
j. Jangan pernah memperlihatkan nomor telepon, alamat email, atau informasi yang bersifat pribadi lainnya milik sahabat kepada pihak lain tanpa persetujuan sahabat itu sendri.
Pelanggaran Etika
Seperti halnya etika dalam kehidupan bermasyarakat, hukuman yang diperoleh terhadap suatu pelanggaran ialah hukuman social. Sanksi social sanggup saja berupa teguran atau bahkan dikucilkan dari kehidupan bermasyarakat.
Demikian juga dengan pelanggaran etika berinternet. Sanksi yang akan diterima kalau melanggar etika atau norma-norma yang berlaku ialah dikucilkan dari kehidupan berkomunikasi berinternet.
BAB III
KESIMPULAN
A. KESIMPULAN
Seiring berkembangnya zaman serta makin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan aneka macam dampak baik dampak positif maupun dampak yang negatif. Dampak positif tentu saja merupakan hal yang diperlukan sanggup bermanfaat bagi kemaslahatan kehidupan insan di dunia termasuk di negara Indonesia sebagai negara berkembang, yang mana hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini diramu dalam aneka macam bentuk dan konsekuensinya sehingga sanggup dimanfaatkan oleh masyarakat. Dampak negatif yang timbul dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus juga dipikirkan solusinya alasannya hal tersebut sanggup menjadikan kerusakan pada kehidupan manusia, baik kehidupan insan secara fisik maupun kehidupan mentalnya.
Salah satu hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini antara lain ialah teknologi dunia maya yang dikenal dengan istilah internet. Internet ( Interconection Networking ) merupakan suatu jaringan yang menghubungkan computer diseluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang sanggup saling mengakses. Dengan internet tersebut, satu computer sanggup berkomunikasi secara eksklusif dengan computer lain diberbagai belahan dunia.
walaupun internet ini dunia maya, akan tetapi alasannya interaksi yang terjadi di dalamnya tetap melibatkan insan dengan aneka macam jenis dan karakter tak ubahnya di dunia faktual sehari-hari, maka etika keseharian tetap harus diterapkan. Bagaimanapun pelanggaran terhadap etika tersebut sanggup berdampak kurang baik bahkan sanggup menjadi sesuatu yang jelek bagi kita dan anak kita. Konsekuensinya sendiri sanggup terjadi dalam bentuk ringan ibarat pengucilan, pemblokiran, dan hal sejenis lainnya, hingga dalam bentuk yang cukup berat yang sanggup membawa kita berurusan dengan pihak kepolisian dan pengadilan.
B . SARAN
Saya kira anda niscaya mengakui bahwa sedemikian besar dampak media internet terhadap sesuatu kejadian. Suatu hal kecil dan terlihat sepele sanggup jadi menjadi sedemikian besar dan mungkin tidak disangka-sangka sebelumnya sebagai akhir publikasi dari internet.
Oleh karenanya, sebagai mahasiswa rasanya sudah sepantasnyalah kita memperlihatkan pengertian adek-adek kita mengenai bagaimana memakai internet dengan memperhatikan etika, alasannya tidak akan rugi sedikitpun andaikan kita memakai internet dengan tetap memperhatikan etika. Dan justru sebaliknya, pelanggaran-pelanggaran terhadap etika berinternet sanggup membawa dampak jelek yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Dan sudah barang tentu, penerapan etika yang dimaksudkan disini ialah bersifat umum saja dimana banyak orang/pihak tidak dikenal yang terlibat. Jika hanya berinteraski dengan sahabat sendiri yang sudah akrab, mungkin ini tidak jadi duduk kasus mengingat si temanpun niscaya sudah hapal karakter masing-masing, tetapi tentu saja tetap harus ada batas-batas yang dihentikan dilampaui.