[Review] Sariayu Tinted Moisturiser
Saya khusus me-review Sariayu Tinted Moisturiser ini, bukan hanya alasannya banyak yang minta. Tapi juga sebagai apresiasi saya, soalnya juarang banget saya nemu base makeup dari merek lokal yang bagus dan cocok untuk kulit saya. Saya selama ini sih mengandalkan foundation atau BB cream dari drugstore atau korean brand saja. Makanya seneng banget pas ketemu sama si Sariayu Tinted Moisturiser ini.
Kalau mau baca review produk-produk Sariayu Tren Warna 2018 Inspirasi Jakarta lainnya, sudah saya tulis di sini:
Jadi, kulit saya tuh tricky. Sebenernya nggak kering-kering amat sih, cuma kehilangan cairan tubuh gitu. Di beberapa patch, ada yang mengelupas dan bikin foundation nyangkut. Makanya selama ini saya suka foundation yang formulanya moisturizing dan sheer to medium coverage aja. Soale kalau matte dan full coverage, akhirnya patchy dan dempul, ceu! Nggak banget lah.
Selama ini saya sih suka sama Bourjois Healthy Mix Foundation. Udah deh, itu holly grail banget untuk drugstore foundation harga terjangkau yang cocok buat kulit saya. Sisanya ya high-end cem Too Faced Born This Way gitu. Terus dulu cocok sama BB cream Korea Skin 79. Tapi since kulit saya menggelap (dan saya justru suka penampakan saya jikalau kulit menggelap), BB cream korea nggak cocok lagi buat kulit saya.
Pokoknya nggak banyak deh foundation yang merebut hati saya. Apalagi lokal, kayaknya sih tehnologi per-foundation-an brand lokal kita belum secanggih itu apa gimana gitu ya? Tapi Sariayu Tinted Moisturizer ini, BAGUS di saya! Makanya saya sehepi itu. Lokal lho ini.
Kemasan Sariayu Tinted Moisturiser ini praktis aja, tube dengan tutup ulir yang rapet. Memang nggak sebagus pump, tapi berfungsi dengan baik dan nggak ada yang harus dikeluhkan. Mampu melindungi produk di dalamnya, ekspresi botolnya kecil jadi nggak akan ndledek jikalau pas nuang, dan tutupnya rapet jadi nggak khawatir tumpah jikalau dibawa-bawa.
Tinted Moisturiser ini mengandung SPF 20. Hmm...nggak tau sih ya, saya nggak pernah peduli sama SPF di foundation. Menurut saya nggak guna aja, tetep harus pakai sunscreen terpisah. Selain lebih manteb, udah kebiasaan juga.
Terus berdasarkan saya penamaan tinted moisturiser, BB cream, CC cream, dan foundation itu ya tehnik marketing aja. Pada pada dasarnya sih ini base makeup. Harus pakai skincare dulu sebelumnya. Lho, tinted moisturiser dan bb cream kan lebih ringan, jikalau foundation lebih full coverage, khak? Ah syapa bilang, dhek? Di luar sana banyak kok foundation yang formulanya ringan dan sheer coverage. Banyak juga BB cream yang full coverage dan thick. Menurut saya sih ya suka-suka perusahaannya aja mau namain apa. Selama bagus ya saya pakai ajah.
Teksturnya sendiri enteng, nggak kental, tapi nggak dapat dibilang encer juga. Creamy tapi ringgan gitu, sedikit terasa oily, lezat banget spreading-nya ke seluru wajah. Paling lezat nge-blend tinted moisturiser ini justru pakai jari tangan aja. Kalau pakai kuas jatuhnya streaky, jikalau pakai egg sponge produknya malah keserep banyak. Makara ya oles dan tepuk-tepuk lembut aja pakai jari tangan. Ratanya cepet kok.
Produk ini tersedia dalam tiga pilihan shades, yaitu: Light, Natural, dan Dark. Saya pakai yang Natural, dan masuk-masuk aja ke kulit saya. Undertone tinted moisturiser yang Natural ini kuning, jadi cocok banget lah buat kulit saya.
Nah, ini coverage-nya! Sheer coverage aja. Nggak dapat nutup bekas bisul atau noda wajah yang heboh gitu. Tapi ya cukupan untuk bikin warna kulit kelihatan merata gitu. Saya nggak coba buid up karena berdasarkan saya akhirnya ini udah perfect banget, jikalau di-build lagi takutnya cakey. Untuk yang punya noda wajah dan pengen ditutupi, ya sebaiknya pakai concealer aja. Terus di saya sih, semacam ada pengaruh blur pori-porinya. Makara muka tuh keliatan aluusss gitu lho.
Finish-nya juga cantik, glowing tapi nggak berlebihan. Saya sih tetep suka set ini tipis-tipis pakai setting powder yang formulanya nggak terlalu matte, kayak BLP Loose Powder atau Milani Set Prep Go. Ya buat jaga-jaga aja semoga makeup saya lebih abadi dan nggak geser. Buat yang kulitnya berminyak, mungkin dapat pilih bedak tabur yang matte dan diaplikasikan dengan tehnik baking begitu.
Feeling saya sih, ini oil control-nya nggak begitu nendang. Harus dibantu pakai primer atau setting powder atau setting spray lagi. Tapi feeling saya juga nih, walau minyak udah keluar, mukamu tetep akan rapi dan nggak oxi nggak kumus-kumus gitu, tetep alus. Tinggal di-tap-tap aja pakai kertas minyak.
Tapi yaaa namanya cuma feeling ya, soalnya muka saya bukan wajan, tidak minyakan. Thx.
Harga: Rp 63 000
di Martha Tilaar Shop